Diantara bangunan-bangunan bertingkat
Kelas yang setiap saat
Berpindah tempat
Dulu,
Ditempat itu
Kita sering bercengkrama
Atau hanya sekedar
Membuat kegaduhan
Favorit kita,
Duduk di taman pinggiran
Sekedar melepas penat
Dan beban dipikiran
Ketika jam istirahat tiba
Setiap sore kita selalu berdiri
Ditempa, dan berbaris rapi
Dengan semangat yang berapi-api
Tetap saja kita tak perduli!!
Meski disiram tangis sang bumi
Ataupun dibakar oleh terik mentari
Kita sama berjuang untuk menjadi
Pengibar sejati..
Kita pernah bersama-merangkai mimpi
Di satu atap juga disaksikan langit
Ketika pensil dan penggaris masih menjadi
Teman sejati
Dan di bangunan itu
Kita bertemu
Menghabiskan separuh waktu
Bangunan itu adalah saksi bisu
Kau dan aku dimasa lalu
Masih ingatkah dirimu??
sebatas karya sederhana
Kamis, 24 September 2015
Jumat, 29 Mei 2015
Aku dan Tempat Persembunyian
Oleh : Nurul Adpr
Dimanakah tempat yang aman?
Aku ingin segera menghindar
Adakah tempat yang bisa melumpuhkan
ingatan
Ingin segera ku temui untuk melupakan
Tunjukkan aku tempat yang nyaman
Ajarkan aku untuk bisa bertahan.
Tidak perduli seberapa jauhnya
Tidak perduli apa aku sanggup
melewatinya
Tekad ini sudah membara
Karena hatiku sudah lelah terluka
Walau aku sudah menemukannya sekarang
Hidup di kota asing yang kupikir bisa membuat tenang
Tapi kata hati tak bisa ingkar
Ia masih berputar di tempat yang dulu
Di kota seribu sungai yang penuh kenangan
Saat ku masih bisa memandangmu
Tiga tahun berseragam abu-abu
Seandainya kau tau perasaanku...
Kamis, 28 Mei 2015
Ketika Malaikatku Bicara
Kasih sayang ku tak
lekang oleh waktu
Cintaku akan bersamamu
selalu
Tak akan berpaling
Tak mungkin berkurang
Kau harus tau
Aku telah bersusah
payah untukmu
Jiwa raga ini kuberikan
untuk duniamu
Segala bahagiamu adalah
bahagiaku
Dan semua tangismu
adalah luka bagiku
Aku ingin kau melihatku
sempurna
Telah ku kerahkan semua
tenaga yang kupunya
Kau harus tau
Walau pun waktu akan
merubahmu
Kau tetap menjadi
pelita
Karena kau adalah harta
yang paling berharga
Ku sayang dirimu
sepanjang masa
Yang ku mau
Jadilah kuat menghadapi
dunia
Kau harus membuat ku
bangga
Tidak perlu kau memberi
balasan harta
Cukup kau mengingatku
di setiap doa
Temanilah aku sampai
tubuh ini renta
Ataupun menjadi lemah
tak berdaya....”
Rabu, 27 Mei 2015
Sajak Sebuah Perbedaan
Kita berbeda kawan...
Jangan
pernah kau membedakan!
Jalan
kita tak sama kawan
Karena
hidup kita sendiri yang tentukan!
Kita
berbeda kawan...
Jangan
pernah kau mencela ciptaan tuhan
Jika
kau sudah merasa sempurna
Coba
pandang langit yang tertutup awan
Tahukah
kamu jika langit pun memiliki lapisan-lapisan?
Tak
bisakah kamu mengambil sebuah pelajaran?
Kita
berbeda kawan...
Kita
tak satu pemikiran
Sudahi
semua anggapan
Yang
menurutmu hanya kau yang paling benar.
Jika
kau tak senang
Jangan
berpaling memandang
Cukup
urusi hidupmu sendiri sekarang
Belajarlah
untuk buta dengan dunia orang
Seperti
aku yang buta akan duniamu
Kau
tau!
Inilah
aku, ini idealisku
Tak
ada yang mampu mengubahku
Sekalipun
dirimu!
Susah
senang aku yang menikmati
Tak usah kau ikut mencampuriSabtu, 23 Mei 2015
Move On !!!
cepat bangkit!
masih banyak tugas menanti
masih banyak mimpi yang belum terbukti
sudah terlalu banyak waktu terbuang
sampai kapankah harus selalu menanti
hingga habis waktu pun itu mustahil untuk terjadi!
cepat lupakan!!
sudah sejauh ini ku lakukan pengorbanan
tak perlu lagi untuk di sia-siakan!
biarkan rasa itu menghilang
hidup harus terus berjalan
Move On!!
masa depan yang indah harus ada dalam genggaman
aku berjuang!!
ku ingin menjadi seorang pemenang!
dan ku ingin seluruh dunia tau
termasuk juga KAU!
aku tak lagi sama seperti dulu
saatnya melambaikan tangan
ucapkan selamat tinggal pada masa lalu
kini, telah ku tutup semua kenangan tentangmu!
Move On!
Langganan:
Postingan (Atom)
